Seluruh orang tentu mau banyak raya di bumi, dikala di alam baka nanti kilat masuk kayangan. Senang di bumi, begitu pula di akhiratnya.
Habib Quraisy Baharun membagikan kunci spesial supaya hidup di bumi dijalani dengan senang, tidak sulit.
Kunci hidup dari Habib Quraisy Baharun amat berarti buat digambarkan serta dijalani dalam kehidupan tiap hari.
Kunci hidup senang bumi alam baka itu, bagi Habib Quraisy Baharun, merupakan jujur serta adem.
Baginya, adem mempunyai keistimewaan serta khasiat yang amat besar. Sebab adem merupakan tercantum sikap agung yang amat butuh buat dicoba oleh semua pemeluk.
Dengan adem permasalahan yang kita hadapi jadi terasa lebih enteng, dengan adem permasalahan yang kita hadapi dapat dituntaskan dengan lebih efisien.
Dengan adem, permasalahan yang dialami bisa dituntaskan tanpa mencadangkan rasa sakit batin ataupun memunculkan rasa sakit batin yang lain.
Dengan adem pula, hendak tetap menempuh kehidupan dengan lebih hening serta aman tanpa merasa risau terlebih bersedih hati batin.
"Sabar dan kesabaran adalah sebuah kalimat yang akrab di pendengaran kita, namun demikian prakteknya tidak semudah yang dibayangkan," kata Habib Quraisy.
Kesabaran itu, katanya, seperti buah Shibr (Jadam) yang pahit rasanya, namun efeknya lebih manis daripada madu.
الصبر كالصبر مر في مذاقته لكن عواقبه أحلى من العسل
Habib Quraisy Baharun menjelaskan beberapa tamsil kesabaran yang sempurna dan paripurna, yang juga juga bermakna mematahkan hujah bagi yang berpandangan bahwa kesabaran itu ada batasnya.
Berikut contoh-contoh ideal kesabaran:
Pertama, kesabaran dalam musibah.
Kesabaran ini telah dipraktekkan dengan baik oleh Nabi Ayyub AS. Beliau terkena penyakit kulit yang sangat buruk dan busuk, sehingga orang-orang terkasih menjauhinya, termasuk istri tercintanya.
Ketika Nabi Ayyub AS bersabar maka Allah SWT karuniakan kesembuhan dan kembali pulih seperti sedia kala.
Kedua, kesabaran menahan diri untuk bermaksiat padahal ada kesempatan.
Kesabaran yang tidak mudah ini telah diaplikasikan Nabi Yusuf AS. Betapa ketika Si Cantik Jelita menggodanya adalah sebuah ‘kesempatan emas’ bagi pemuda, namun Allah telah menyelamatkannya.
Yang perlu dicatat di sini, bahwa yang menggoda pertama adalah justru pihak wanita. Jadi yang sulit adalah kesabaran untuk tidak bermaksiat padahal ada kesempatan, jika tidak ada peluang ya tidak perlu dibahas.
Ketiga, kesabaran dalam berdakwah. Kita tentu masih ingat betapa Nabi Nuh AS berdakwah mengajak kaumnya ke jalan Allah SWT selama kurang lebih 500 tahun, namun yang mau ikut hanya sekira 80 orang saja.
Bahkan istrinya dan juga salah-satu putra kesayangan yang bernama Kan’an tidak bersedia naik bersama Perahu Keselamatan sehingga tenggelam dalam air bah Tsunami Kesesatan.
Keempat, kesabaran sempurna dan paripurna dalam segala suasana.
Kesabaran tingkat tertinggi ini bisa kita telusuri dalam pribadi Agung Rasulullah Muhammad SAW.
Sejak kecil beliau telah yatim piatu, ketika sedang mulai berdakwah ditinggal selamanya oleh dua pendukung setianya, istrinya Khadijah dan Pamannya Abu Thalib sehingga dikenal dengan Tahun Duka Cita atau ‘Aamul Huzni.
Segala macam penderitaan beliau alami, dari dicaci-maki, dikatakan sebagai orang gila dan penyihir, disambit dengan batu, diboikot, hingga ujian peperangan dalam membela kebenaran.
Begitulah kesabaran para anbiya’ yang patut diteladani, kata Habib Quraisy.
Baginya, sabar adalah salah satu terapi penyakit hati. Kata sabar mudah diucapkan namun aplikasinya dalam kehidupan butuh kesungguhan.
Ketika seseorang yang mendapat musibah dapat menghadapinya dengan ikhlas dan sabar, maka Allah akan menaikkan keimanannya dan menyediakan pahala baginya menjadi salah satu keutamaan sabar.
"Allah SWT tidak akan pernah memberikan cobaan atau ujian yang berat di luar batas kemampuan umatNya," tegasnya.
Maka dari itu, Habib Quraisy mengajak agar bersyukur ketika Allah memberikan ujian yang bertanda bahwa Allah masih menyayangi umatNya.

Komentar
Posting Komentar