Lakukan Puasa ini Jika Ingin Mendnapatkan Limpahan Rezeki


 

Puasa Daud ialah ibadah puasa spesial yang jadi tirakat Rasul Daud AS. Puasa ini bisa pula dimaksud selaku puasa sunnah yang digarap dengan metode satu hari puasa, setelah itu satu hari berbuka. Puasa ini ialah puasa sunnah yang sangat penting.


Bersumber pada ketetapannya, puasa daud merupakan puasa adat, yang maksudnya direkomendasikan buat dilaksanakan, serta orang yang melakukan hendak mendapatkan balasan. Tetapi, bila tidak melaksanakannya, seorang tidak hendak memperoleh kesalahan.


Puasa daud tidak jauh beda dengan puasa adat yang lain dalam perihal penerapan. Puasa ini dimulai dengan hasrat. Perbandingan dengan puasa harus merupakan, hasrat puasa adat, bisa dicoba sehabis terbitnya dini hari andaikan belum melakukan keadaan yang dapat menghapuskan puasa, semacam makan serta minum. 


Bacaan niat puasa Daud adalah sebagai berikut.

نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma daawuda sunnatal lillahi ta’ala. Artinya, “Saya niat puasa Daud, sunah karena Allah Ta’ala.”

Buku KH Hendra Zainuddin, menerangkan puasa ini tergolong berat karena dikerjakan secara berkelanjutan terus-menerus dan hanya dibatasi jeda sehari yang menurut peraturan sunnahnya untuk tidak puasa. Jadi sehari berpuasa dan hari berikutnya tidak begitu seterusnya.

Dalam sebuah hadis Rasulullah bersabda, “Maka berpuasalah engkau sehari dan berbuka sehari, inilah yang dinamakan Puasa Daud AS. Dan ini adalah puasa yang paling afdhal. Lalu aku (Abdullah bin Amru ra berkata) “Sesungguhnya aku mampu untuk puasa lebih dari itu maka Nabi. “Berkata tidak ada puasa yang lebih afdhal dari itu.” (HR Bukhari)

10 Keutamaan
Mengapa Nabi Muhammad lebih utama dibandingkan dengan puasa sunnah lainnya? Kiai Hendra memaparkan sepuluh keutamaan puasa Daud, yaitu sebagai berikut:

Pertama, terpelihara dari maksiat. Orang yang melaksakan Puasa ini, selalu dijaga dari berbuat maksiat. Apabila dia akan melakukan suatu pekerjaan yang ada unsur maksiatnya, niscaya akan selalu ada kekuatan gaib semacam bisikan yang secara tiba-tiba menyeruak dalam hatinya.

Jasmani dan rohaninya seperti ada yang menjaga pagar yang membuat langkah dan sepak terjangnya selalu dalam bingkaian aturan dan ridha Allah SWT. Apabila dia berniat hendak melakukan kejahatan yakni menganiaya orang lain, maka Allah memberinya rasa iba atau kasihan sehingga ia mengurungkan niat buruknya tersebut.

Kedua, Menumbuhkan akhlakul karimah. Salah satu rahasia puasa ini yaitu dikaruniai budi, pekerti yang luhur. Manakala bertutur kata senantiasa santun, sabar, rendah hati, suka mengalah, tidak egois, senang berteman, sehingga orang lain melihatnya menarik dan penuh kesan.

Ketiga, menerima pemberian Allah dengan lapang hati. Orang yang mengerjakan Puasa Daud niscaya Allah mengaruniakan kepada orang tersebut rasa menerima terhadap apa saja pemberian Allah, baik maupu buruknya.

Keempat, selalu berpikir positif, kreatif dan inovatif. “Orang yang mengerjakan Puasa Daud niscaya akan dikaruniai pikiran yang senantiasa positif, kreatif dan inovatif,” katanya.

Kelima, menumbuhkan sifat hilm (emosi dapat ditahan dengan baik). Rasa hilm menahan emosi akan dikaruniai Allah kepada orang yang istiqamah menjalankan amalan puasa ini.

Sebab pada dasarnya orang yang hendak melakukan Puasa Daud harus siap untuk bersifat sabar. Adapun cara mencegah marah itu dengan berwudu, mengubah posisi dan mencari kesibukan.

Keenam, menentramkan jiwa. Orang yang menjalankan puasa ini jiwanya akan merasa tenteram. Sebab dia merasa dekat dengan Allah dan Allah adalah Dzat yang dapat menolong setiap hamba-Nya yang membutuhkan pertolongan.

Ketujuh, bertambah wibawa. Orang yang biasa menjalankan ibadah puasa Daud niscaya dirinya akan bertambah di bawah diharapkan orang lain.

Jika dia seorang guru dia akan disegani murid-muridnya, jika dia seorang pejabat yang saya hormati oleh bawahannya dan apabila dia seorang bawah ini saya akan dihormati atasannya.

Kedelapan, mendatangkan rezeki yang tidak disangka-sangka. Puasa Daud bisa menjadi salah satu pintu datangnya rezeki tentu saja, hal ini adalah rezeki yang dapat mencukupi kebutuhan hidupnya.

Kesembilan, menjadikan hamba yang selalu bersyukur. Bersyukur merupakan salah satu ibadah mulia kepada Allah yang mudah dilaksanakan, tidak memerlukan tenaga dan pikiran. Bersyukur atas nikmat Allah berarti berterima kasih kepada Allah karena kemurahan-Nya.

Dengan bersyukur berarti kita mengingat Allah yang Mahakaya, Mahapengasih, Mahapenyayang dan Mahapenyantun. Kia Hendra mengatakan, mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah kepada kita dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu bersyukur dengan hati nurani, bersyukur billisan (dengan ucapan), bersyukur dengan perbuatan yang bisa dilakukan oleh anggota tubuh.

Kesepuluh, keistimewaan puasa Daud suasana rumah tangganya senantiasa harmonis. Rumah tangga yang harmonis merupakan dambaan setiap orang. Sebab itu rumah tangga yang harmonis yaitu tercipta suasana yang nyaman, tenang, damai dan menyenangkan hati.

Komentar